Kamis, 12 Februari 2015

Mencegah Asam Lambung Pada Ibu Hamil

Mencegah Asam Lambung Pada Ibu Hamil
Penyakit asam lambung memang dapat menyerang siapa saja. Mulai dari anak kecil, remaja, dewasa, orang tua hingga ibu hamil sekalipun dapat mengalami penyakit tersebut. Selama proses pencernaa, makanan bergerak menuju lambung lewat saluran esofagus. Antara saluran esofagus dengan lambung di batasi oleh katup otot yang di sebut esophageal sphincter (LES) yang dapat membuka atau menutup.

Asam lambung yang diproduksi tidak akan naik ke tenggorokan selama LES tertutup. Tetapi, dalam kasus ibu hamil, LES akan menjadi rileks dan terbuka karena perubahan hormon sehingga memungkinkan asam lambung lebih sering naik ke esofagus.

[ Baca juga : Tips Menjaga Lambung Tidak Mudah Kambuh]

Pertumbuhan janin selama trimester kedua dan ketiga juga dapat membuat asam lambung terdorong ke kerongkongan. Beberapa hal ini membuat ibu hamil lebih rentan terkena penyakit asam lambung. Sebenarnya, asam lambung sendiri bermanfaat bagi tubuh. Asam lambung berfungsi sebagai pembunuh bakteri yang dibawa masuk bersama makanan dan menstabilkan zat gula. Tetapi, produksi asam lambung yang berlebihan justru tidak baik.

Anda yang menderita penyakit asam lambung biasanya akan merasakan rasa tidak nyaman seperti nyeri dan terbakar di bagian perut, ulu hati hingga dada serta rasa asam pada mulut. Bahkan, penyakit asam lambung kronis dapat membuat penderitanya mengalami feses berdarah, batuk kering, sakit tenggorokan hingga berat badan yang turun tanpa alasan yang jelas.

Akibat-akibat tersebut tentu tidak baik untuk kesehatan ibu hamil dan juga janinnya. Karena itu, penyakit asam lambung pada ibu hamil harus di cegah.

[Baca juga : Penyebab Sakit Ulu Hati, Perut Kembung dan Nyeri]

Berikut adalah beberapa cara mencegah naiknya asam lambung pada ibu hamil seperti :

1. Hindari makanan dan minuman yang memicu mulas seperti coklat, makanan berlemak dan makanan pedas, jeruk, tomat, kafein dan minuman berkarbonasi.

2. Jangan makan dengan porsi banyak. Kunyah makanan dengan perlahan dan menyeluruh sampai makanan benar-benar halus. Hindari juga makanan beberapa jam sebelum tidur.

3. Tidak langsung berbaring setelah makan. Sebaiknya tetap tegak selama 1 jam setelah makan. Misalnya dengan cara berjalan santai.

4. Kunyah permen karet bebas gula setelah makan, minum youghurt atau segelas susu dan madu. Beberapa bahan tersebut dapat mengurangi produksi asam lambung.

[Baca juga : Tipe Orang Terkena Asam Lambung]

5. Gunakan bantal untuk  mengangkat tubuh bagian atas saat tidur. Selain itu, tidurlah dengan menghadap kiri agar posisi lambung lebih rendah dari esofagus. Posisi ini dapat mencegah asam lambung naik ke saluran esofagus.


Emoticon Emoticon